DHCP adalah sebuah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang digunakan untuk memudahkan pengalokasian IP Address dalam sebuah jaringan. Jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jadi jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Mari kita simulasikan bagaimana DHCP itu bekerja.
Struktur Topologinya
Petunjuk Tutorial DHCP
- Buatlah topologi jaringan diatas
- IP Server 192.168.1.1
- IP Gateway 192.168.1.10
- Start IP Address 192.168.1.0
- Menguji koneksi jaringan
Step 1. Tambahkan komponen kedalam workspace seperti yang saya contohkan pada topologi diatas: 2 PC,1 Switch, 1Server.
Step 2. Klik End Device.
Step 3. Lalu pilih Generic PC-PT
Step 4. Tarik ke workspace untuk PC0.
Step 5. Lakukan hal yang sama untuk PC1 sehingga 2 PC berhasil dibuat.
Step 6. Klik pada Generic Server-PT. Lalu tarik ke area workspace untuk menjadi sebuah server.
Step 7. Klik pada Switches. Lalu tarik ke area workspace.
Step 8. Menghubungkan komponen – Menghubungkan komponen dengan menggunakan koneksi kabel.
Step 9. Pilih tombol Connections dan pilih kabel jenis Straight-Through, kemudian hubungkan PC dan server ke Switch.
Step 10. Hubungkan PC0 (FastEthernet) dengan Switch0 (FastEthernet0/1).
Step 11. Hubungkan PC1 (FastEthernet) dengan Switch0 (FastEthernet0/2).
Step 12. Hubungkan Server0 (FastEthernet) dengan Switch0 (FastEthernet0/3).
Step 13. Mengkonfigurasi Komponen - Gantilah nama PC sesuai dengan kehendak anda, sesuai dengan yang pernah kita lakukan pada simulasi sebelumnya.
Step 14. Kemudian gunakan keterangan dengan menggunakan Place Note Tools
- PC0 ketik IP Otomatis
- PC1 ketik IP Otomtasi
Server ketk IP: 192.168.1.1
Step 15. Konfigurasi Server-PT
Klik Server-PT
Klik tab Desktop
Pilih IP Configuration dan masukkan IP Address seperti keterangan diatas. Perhatikan gambar dibawah ini:
Step 16. Kemudian klik tab Config kemudian pilih menu DHCP isi Default Gateway 192.168.1.10 -> Start IP Address 192.168.1.0->Subnet Mask 255.255.255.0. Pastikan service DHCP dalam keadaan ON, Kemudian Save.
Step 17. Konfigurasi IP Address PC0 dan PC1 dengan IP otomatis.
Pilih PC0, klik tab Desktop pilih IP Configuration klik radio button DHCP. Maka akan terisi IP Address, Subnet mask, dan Default gateway secara otomatis.
Step 18. Lakukanlah hal yang sama terhadap PC1, kemudian save simulasi anda dengan nama yang amat sangat bebas
Step 19. Uji Koneksi
Klik PC0
Pilih tab Desktop
Klik icon Command Prompt
Kemudian ketikan ping 192.168.1.3 tekan enter.
Sekian Tutorial Setting DHCP Menggunakan Simulator Cisco Packet Tracer. Selamat mencoba
Tidak ada komentar:
Posting Komentar